Kehamilan memberi banyak perubahan pada tubuh. Salah satunya menyebabkan jari membengkak karena meningkatnya produksi darah dan cairan tubuh. Meskipun alami, jari yang bengkak selama kehamilan dapat menyebabkan sensasi yang tidak menyenangkan.
Mengapa jari-jari membengkak selama kehamilan?

Selama kehamilan, tubuh Anda menghasilkan lebih banyak darah dan cairan tubuh untuk memenuhi kebutuhan janin yang sedang berkembang. Cairan yang berlebihan dapat menumpuk di berbagai bagian tubuh yang menyebabkan pembengkakan yang disebut edema.

Edema biasanya memburuk ketika rahim tumbuh. Karena perkembangan janin membuat rahim tumbuh. Rahim juga menekan pembuluh darah dan menghambat darah yang seharusnya mengalir dari kaki ke jantung.

Selain itu, hormon dalam tubuh Anda membuat otot pembuluh darah lebih lembut. Ini membuat darah tidak bisa kembali ke jantung secara optimal. Darah dan komponen cairannya juga menumpuk di tangan, kaki, wajah, dan jari-jari.
Cara mengatasi jari bengkak saat hamil

Jari yang bengkak dapat menyebabkan ketidaknyamanan, bahkan mungkin mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut adalah beberapa tips sederhana untuk mengatasinya:

  1. Sesuaikan diet Anda

Pembengkakan jari-jari bisa bertambah buruk jika Anda tidak mengonsumsi kalium, sering mengonsumsi makanan yang kaya garam, dan mengonsumsi kafein. Karena itu, perlu mengatur pola makan dengan cara berikut:

Tingkatkan asupan potasium dari pisang, melon, jeruk, buah kering, jamur, kentang, ubi dan kacang
Tingkatkan konsumsi makanan alami dan batasi makanan olahan dengan kadar garam tinggi
Batasi asupan kafein Anda
Konsumsilah makanan diuretik alami (mengaktifkan cairan tubuh) seperti seledri, jahe dan peterseli
  1. Jagalah agar tubuh tetap terhidrasi

Minum banyak air ternyata membantu Anda mengatasi jari yang bengkak selama kehamilan. Ini karena air mampu menarik cairan berlebih yang telah menumpuk di tubuh Anda, kemudian mengeluarkannya dengan air seni.

Jari Bengkak Saat Hamil

Anda juga dapat memanfaatkan air dengan mandi, berenang, atau hanya berdiri di kolam yang dangkal. Air di sekitar Anda akan memberikan tekanan pada jaringan tubuh untuk mengeluarkan cairan yang menumpuk di dalamnya.

  1. Tidur menghadap ke kiri

Tidur yang menghadap ke kiri mengurangi tekanan pada pembuluh vena cava inferior. Pembuluh ini berfungsi untuk mengangkut darah yang mengandung karbon dioksida dari bagian bawah tubuh ke jantung.

Berbaring di kiri Anda selama kehamilan juga dapat mengurangi beban di perut Anda. Jika pembuluh bawah vena cava bebas tekanan, darah akan mengalir lebih mudah ke jantung. Cairan yang terkumpul berkurang dan jari-jari tidak lagi membengkak.

  1. Gunakan kompres hangat

Kompres hangat sangat berguna untuk perawatan jari yang bengkak selama kehamilan. Panas dapat mengalirkan darah di sekitar area yang dikompresi. Dengan cara ini, aliran darah ke jantung menjadi lebih mengalir.

Anda bisa menggunakan bantal pemanas atau handuk yang dibasahi air panas. Letakkan di jari yang bengkak selama 20 menit. Jangan melebihi durasi ini untuk menghindari risiko terbakar.

Jari bengkak selama kehamilan sangat alami dan akan mulai berkurang setelah melahirkan. Namun, berhati-hatilah jika pembengkakan terjadi tiba-tiba dan disertai dengan sakit kepala, masalah penglihatan dan muntah.

Ini adalah gejala preeklampsia, komplikasi kehamilan yang ditandai oleh hipertensi dan kerusakan organ. Jika gejala ini terjadi, segera konsultasikan ke dokter kandungan untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga :